You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lumpur Saluran Air Jl Jembatan Tiga Raya Dikuras
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Lumpur Saluran Air Jl Jembatan Tiga Raya Dikuras

Keberadaan lumpur di saluran air Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, Jakarta Utara dikuras Petugas Harian Lepas (PHL) Sudin PU Tata Air Jakarta Utara.

Coran beton penghubung yang jadi akses masuk ke perusahaan tersebut jadi penyebab air tidak mengalir dengan lancar karena penuh dengan sampah

Pantuan Beritajakarta.com, pengerusakan lumpur pada saluran di Jalan Jembatan Tiga Raya yang lebarnya kira-kira satu meter yang berada pada sisi sebelah kiri jalan menuju Pluit yang dilakukan sebanyak 10 petugas sepanjang kira-kira 200 meter.

Selain mengeruk lumpur, petugas juga membongkar beton penghubung jalan yang berada di atas saluran milik salah satu perusahaan. Sampah menutupi saluran berdampak air meluap mengenangi jalan yang mencapai kira-kira 5-10 sentimeter.

Beton Penutup Saluran di Maphar Dibongkar

Hasan (46) salah satu PHL Sudin Tata Air yang mengeruk lumpur pada saluran tersebut mengatakan bahwa, pengerukan lumpur pada saluran tersebut sudah mereka lakukan sejak tiga hari lalu. Dan, selain mengeruk lumpur, pihaknya juga membongkar beton coran penghubung jalan milik salah satu perusahaan yang memang ada coran betonnya yang sudah rendah hingga membuat saluran jadi mampet karena banyak terdapat sampah.

“Coran beton penghubung yang jadi akses masuk ke perusahaan tersebut jadi penyebab air tidak mengalir dengan lancar karena penuh dengan sampah. Untuk itu agar air mengalir lancar, maka coran beton tersebut kami bongkar,” ujar Hasan, Selasa (15/3).

Camat Penjaringan, Abdul Khalit menuturkan bahwa pengerukan lumpur pada saluran tersebut dilakukan dalam rangka normalisasi saluran agar saat hujan turun dalam menampung air lebih banyak serta agar mengalir dengan lancar.

“Sebenarnya untuk keberadaan tali air sepanjang jalan tersebut berfungsi baik hingga air di jalan mengalir lancar ke saluran. Tapi, karena saluran padat lumpur hingga tidak banyak menampung air serta tersumbat sampah membuat air di saluran tidak mengalir dengan lancar,” tandas Abdul.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6337 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1996 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1829 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1587 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1313 personBudhi Firmansyah Surapati