You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Banyak Pagar Taman di Monas Rusak
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Banyak Pagar Taman di Monas Rusak

Sejumlah pagar taman di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jalan Medan Merdeka Selatan dibeberapa titik rusak, akibatnya banyak masyarakat menginjak taman. Sehingga banyak rumput tidak bisa tumbuh dengan baik.

Dulu disini banyak PKL yang berjualan

Pantauan Beritajakarta.com, pagar rusak terlihat di Pintu Barat Daya atau yang lebih dikenal Pintu Indosat. Pagar sepanjang 150 meter rusak, sejumlah tiang rusak dan kawat sling putus, hal yang sama juga terlihat di dekat Pintu Timur atau Pintu Pospol Gambir sekitar 15 meter kawat sling sudah tidak ada.

Juli Ridwanto (35), salah satu pekerja harian lepas (PHL) Monas mengatakan, rusaknya pagar taman ini sudah lama dari sekitar Juli 2015 lalu. Rusaknya pagar ini diakibatkan oleh pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Monas.

Pagar Taman di Jl Raya Bogor Dirusak PKL

"Jadi pagar ini rusak akibat disenderin dan sling kawatnya diinjak sama pedagang. Dulu disini banyak PKL yang berjualan, sekarang aja banyak Satpol PP yang jaga," kata Juli saat ditemui dilokasi, Rabu (16/3).

Lebih lanjut, rusaknya pagar ini berpengaruh terhadap taman, sehingga masyarakat bisa masuk ke area taman dan menginjak rumput, akibatnya rumput tidak dapat tumbuh dengan baik.

"Ya kalau bisa pagarnya jangan kaya gini lagi, tapi pagar besi, jadi tidak mudah rusak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye1727 personDessy Suciati
  2. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye1355 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. SEA V Cup 2026 Resmi Bergulir, Jakarta Jadi Panggung Voli Asia Tenggara

    access_time23-07-2026 remove_red_eye848 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Pramono Bela Satpam Tegur Pengemudi Alphard di HI

    access_time24-07-2026 remove_red_eye820 personDessy Suciati
  5. Pramono Sebut Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor

    access_time21-07-2026 remove_red_eye815 personDessy Suciati