You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kesehatan Warga Cilandak Diawasi Ketat
photo Doc - Beritajakarta.id

Kesehatan Warga Cilandak Diawasi Ketat

Kesehatan warga di RT 14/04, kelurahan Cilandak Barat, selama dua minggu akan diawasi Puskesmas Kecamatan Cilandak. Hal ini menindaklanjuti kasus matinya unggas yang positif flu burung beberapa waktu lalu.

Karena sampai saat ini sesudah tujuh hari tidak ada kasus sesak nafas, flu, batuk, panas, nggak ada di sekitar situ

"Mungkin dua minggu ketat, dua minggu selanjutnya dijarangkan. Unggas-unggasnya dari Sudin KPKP sudah dimusnahkan dan sesuai dengan SOP. Mudah-mudahan tidak ada yang tersisa, sehingga tidak ada penularan ke manusia dan tidak ada kasus itu lagi," kata Henny Fachrudin, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Kamis (24/3).

Meskipun tidak ditemukan indikasi penularan kepada warga sekitar, pihaknya akan tetap melakukan penyisiran. Ia menjelaskan, 14 hari merupakan masa inkubasi virus flu burung, di mana kuman itu masih berkeliaran. Apalagi udara juga menjadi media penyebaran virus ini.

15 Kandang Unggas Dimusnahkan

"Karena sampai saat ini sesudah tujuh hari tidak ada kasus sesak nafas, flu, batuk, panas, nggak ada di sekitar situ. Kita cari radius yang terdekat dulu untuk PE radius 100 meter. Kita belum lepas sampai 14 hari ke depan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

    access_time01-05-2026 remove_red_eye1272 personDessy Suciati
  2. Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

    access_time30-04-2026 remove_red_eye1255 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

    access_time06-05-2026 remove_red_eye1150 personDessy Suciati
  4. Petugas Gerak Cepat Bersihkan Sampah Usai Peringatan Hari Buruh

    access_time01-05-2026 remove_red_eye1079 personDessy Suciati
  5. Pergantian Ketua DPRD Disetujui, Khoirudin Ucapkan Terima Kasih

    access_time30-04-2026 remove_red_eye1025 personFakhrizal Fakhri