You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan Sodetan Terkendala Gugatan Lahan
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Pembangunan Sodetan Terkendala Gugatan Lahan

Pembangunan sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur (KBT) dipastikan molor. Sebab, hingga kini masih ada gugatan warga terhadap lahan yang dijadikan lokasi pembangunan.

Pasti molor (pembangunannya), kalau nunggu orang gugat menggugat, di PTUN lama

"Pasti molor (pembangunannya). Kalau nunggu orang gugat menggugat, di PTUN lama," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/3).

Menurut Basuki, seharusnya pembangunan tidak boleh terhenti. Sebab, sodetan tersebut berguna bagi masyarakat untuk mengurangi banjir. Pembayaran lahan pun bisa dititipkan melalui pengadilan atau kosinyasi.

Jokowi Resmi Lanjutkan Proyek Sodetan Ciliwung - KBT

"Kalau nunggu gugat cape," ujarnya.

Namun, pemerintah pusat, tetap mengikuti proses gugatan tersebut sehingga pembangunan dihentikan sementara. Basuki juga sudah menyarankan agar warga direlokasi ke rumah susun (rusun). Hal itu agar warga pindah ke tempat yang lebih baik.

Sebagai pengganti, Basuki akan tetap membuka pintu air yang mengarah ke Sungai Ciliwung lama. Sehingga aliran Sungai Ciliwung tidak hanya terpusat di Kanal Banjir Timur (KBT) saja.

"Ya nunggu saja, tapi Ciliwung Lama saya suruh buka terus," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2040 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1010 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye907 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye902 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye786 personFakhrizal Fakhri