You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RPTRA CBU Bisa Redam Tawuran Warga
photo Nurito - Beritajakarta.id

RPTRA CBU Diharap Cegah Tawuran Warga

Kehadiran Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Cipinang Besar Utara (CBU), Jatinegara, Jakarta Timur, diharapkan dapat meredam aksi tawuran warga. Selama ini kawasan CBU menjadi salah satu daerah rawan tawuran.

RPTRA ini diharapkan menyelesaikan kasus tawuran di CBU. Karena banyak fasilitas yang dimanfaatkan warga di sini

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, keberadaan RPTRA ini diharapkan dimanfaatkan untuk ajang silaturahmi. Mereka yang sering tawuran dapat menjalin komunikasi dan menggunakan fasilitas yang ada bersama-sama. Apalagi RPTRA yang terletak di RT 06/14 ini memiliki banyak fasilitas bagi warga.

"RPTRA ini diharapkan menyelesaikan kasus tawuran di CBU. Karena banyak fasilitas yang dimanfaatkan warga di sini," kata Bambang, Rabu (30/3).

9 RPTRA akan Dibangun di Tanjung Priok

Sementara, Ratna (35) warga RT 07/13  di CBU berharap, remaja di lingkungannya dapat memanfaatkan lapangan futsal yang ada.

"Kami berharap RPTRA juga bisa meredam tawuran warga. Daripada tawuran sampai luka-luka, ya mending main futsal saja di sini," tandasnya.

Ia khawatir generasi berikutnya akan tertular kekerasan jika tawuran masih terjadi. Terlebih daerah padat penduduk ini, banyak anak-anak remaja maupun usia sekolah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6339 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3839 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3140 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2991 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1614 personFolmer