You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Laporan Qlue RT/RW di Jaksel Minim
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Laporan Qlue RT/RW di Jaksel Minim

Tolong RT RW lapor, kan uang komisinya per laporan, harus lapor. Jakarta Selatan ini kurang penuh laporan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menilai, laporan melalui aplikasi Qlue oleh pengurus RT/RW di wilayah Jakarta Selatan, kurang memuaskan. Sebab, banyak diantara RT/RW yang minim memberikan laporan.

"Kita juga ada Qlue untuk wilayah dibantu camat dan lurah, tolong RT RW lapor, kan uang komisinya per laporan, harus lapor. Jakarta Selatan ini kurang penuh laporan," ungkap Basuki, saat Musrenbang Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun 2016, di Ruang Pola Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (5/4).

Basuki Apresiasi Bekasi Gunakan Aplikasi Qlue

Karena itu, para lurah diminta Basuki mendorong pengurus RT/RW aktif melaporkan permasalahan di wilayah mereka. Khususnya, bagi mereka yang tinggal di daerah-daerah perbatasan. Sebab, saat melintasi kawasan-kawasan perbatasan di akhir pekan, tidak jarang Basuki menemukan kawasan yang masih kotor.

"Sabtu Minggu saya suka ke acara nikahan di kampung, kalau jorok-jorok saya cari lurahnya. Kalau masyarakat suka buang sampah, kasih hukuman, biar kapok harus OTT," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1184 personFolmer
  2. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1149 personAnita Karyati
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1099 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye922 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye898 personAnita Karyati