You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tingkat Kehadiran Peserta UN Jakarta Capai 99,9 Persen
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Tingkat Kehadiran Peserta UN Jakarta Capai 99,9 Persen

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful‎ Hidayat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Jakarta di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Hasil evaluasi hari pertama alhamdulilah kehadiran 99,99 persen. Artinya sudah 100 persen lah, sudah bagus

Djarot menilai, evaluasi sementara dari penyelenggaraan UN dari Senin (4/4) lalu dinilai baik.

"‎Hasil evaluasi hari pertama alhamdulilah kehadiran 99,99 persen. Artinya sudah 100 persen lah, sudah bagus," katanya, Selasa (5/4) di lokasi.

UNBK SMAN 69 Terkendala Jaringan Internet

Selain tingkat kehadiran pelajar yang mengikuti UN cuku‎p tinggi, Djarot juga memuji Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta sebagai pelaksana UN di Ibukota sukses mencegah adanya kebocoran soal UN hingga hari kedua pelaksanaan UN.

"Kedua, tidak ditemukan adanya kebocoran atau jual beli soal. No. Tidak ada," ucap Djarot.

Namun, Djarot memberikan catatan untuk UN tahun 2017 mendatang. Sekolah yang menjadi penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun mendatang harus lebih banyak dari tahun ini.

"Yang ketiga, itu yang menggunakan UNBK di jakarta masih cukup rendah terutama untuk sekolah-sekolah swasta. Oleh karenanya, 2017 mendatang , kita targetkan semua sekolah itu menggunakan sistem UNBK," tandasnya.‎

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye944 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati