You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puskesmas Kecamatan Kebayoran Lama Buka Pelayanan Kesehatan di Pusat Perbelanjaan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Puskesmas Kebayoran Lama Gelar Layanan di Pusat Perbelanjaan

Target 100 orang, baik pengunjung maupun warga yang ingin periksa kesehatan seperi tensi darah, gula darah, dan pengukuran indeks massa tubuh (IMT)

Puskesmas Kecamatan Kebayoran Lama, akan menggelar layanan kesehatan di pusat perbelanjaan ITC Cipulir, Jakarta Selatan. Ditargetkan, layanan kesehatan dapat diakses 100 pengunjung.

Kepala Puskesmas Kecamatan Kebayoran Lama, Selvy mengatakan, pelayanan kesehatan kali ini mengusung tema Diabetes mellitus (DM) Day. Sebanyak 11 petugas kesehatan yang terdiri dari tim Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH) dan petugas kesehatan Sudin Kesehatan Jakarta Selatan dilibatkan untuk melayani pengunjung.

Jakpus Buka Layanan Kesehatan Gratis saat HBKB

"Target 100 orang, baik pengunjung maupun warga yang ingin periksa kesehatan seperi tensi darah, gula darah, dan pengukuran indeks massa tubuh (IMT). Kita juga kerjasama dengan camat dan lurah untuk mengajak warga Kebayoran Lama," ungkap Selvy, Jumat (8/4).

Selain pemeriksaan kesehatan, pihaknya juga membuka layanan konsultasi. Dikatakan Selvy, untuk pelayanan di ITC Cipulir esok hari dibuka pukul 10.00.

"Kegiatan ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan kesehatan dalam rangka menyehatkan masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10114 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1311 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1227 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1194 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye957 personBudhi Firmansyah Surapati