You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Camat Tanah Abang Minta Pedagang Trotoar Tidak Dikuasai PKL
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

PKL Harus Berdagang di Belakang Trotoar

Camat Tanah Abang, Hidayatullah mengingatkan, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Jalan Talang Betutu, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, agar tidak menutupi trotoar.

Saya kasih kebijakan boleh berjualan, tapi jangan semua dipakai buat jualan, sisakan untuk pejalan kaki, biar mereka bisa lewat

Ia juga meminta tempat berjualan mereka tidak boleh permanen, tapi harus bongkar pasang.

"Saya kasih kebijakan boleh berjualan, tapi jangan semua dipakai buat jualan, sisakan untuk pejalan kaki, biar mereka bisa lewat," kata Hidayatullah, kepada pedagang, Rabu (13/4).

Pedagang Hanya Boleh Miliki Satu Kios

Lebih lanjut, dirinya memberikan waktu dua minggu agar tempat jualannya diganti dengan tenda bongkar pasang. Sehingga usai berjualan tenda dibuka dan dirapihkan kembali sampai bersih.

"Tapi ingat jangan bertambah lagi pedagang dan jika berdagang pagi, malam harus bersih dan jika tidak bisa diatur saya akan tertibkan semua," ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya juga memastikan tidak ada pungutan untuk lurah atau camat maupun preman. Retribusi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI langsung disetorkan melalui Bank DKI.

"Jika ada lurah tarik pungutan laporkan kepada saya, akan saya pecat lurahnya dan jika ada preman laporkan ke Polisi, jadi tidak ada pungutan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2484 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1306 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1048 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1047 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye882 personDessy Suciati