You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Polisi Tidur di Jl Gading Putih Raya Picu Kemacetan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Polisi Tidur di Jl Gading Putih Raya Picu Kemacetan

Pengendara yang melintas di Jalan Gading Putih Raya, Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara mengeluhkan banyaknya polisi tidur di sepanjang jalan tersebut.

Keberadaan polisi tidur tersebut sudah sangat meresahkan warga. Sebab, justru saat ini jadi penyebab kemacetan

Budiyanto (53), warga Kelapa Gading mengatakan, selain berjumlah banyak, keberadaan polisi tidur di lokasi juga berukuran cukup tinggi. Padahal jalan tersebut adalah jalan yang ramai dilintasi kendaraan, baik kendaraan warga dan kendaraan umum.

"Keberadaan polisi tidur tersebut sudah sangat meresahkan warga. Sebab, justru saat ini jadi penyebab kemacetan. Untuk itu, warga meminta agar keberadaan polisi tidur yang dibuat warga sekitar segera dikurangi," ujar Budiyanto, Jumat (15/4).

6 Titik Jalan Rusak di Lagoa Diperbaiki

Lurah Kelapa Gading Timur, Tulus Harjo tidak menampik kalau keberadaan polisi tidur sepanjang jalan tersebut sudah berlebihan jumlahnya hingga mengganggu kelancaran lalulintas.

"Kalau memang dianggap sangat mengganggu dengan keberadaan polisi tidur itu kami akan secepatnya berkoordinasi dengan pengurus RT, RW dan Sudin Bina Marga untuk mengurangi dan meratakan sejumlah polisi tidur tersebut," tandas Tulus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5868 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2372 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2116 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1711 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1624 personNurito