You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 81 KK Warga Pulomas Pindah ke Rusun Pulogebang
photo Nurito - Beritajakarta.id

81 KK Warga Pulomas Direlokasi ke Rusun Pulogebang

Sebanyak 81 KK warga Pulomas, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur mulai pindahan ke Rusun Pulogebang. Proses pemindahan bahkan sudah dilakukan sejak Kamis (14/4) lalu.

Pertama Kamis lalu ada 49 KK dan hari ini ada 32 KK yang pindahan. Satu KK lagi belum ambil nomor undian

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Husein Murad mengatakan, warga Pacuan Kuda Pulomas direlokasi ke Rusun Pulogebang. Awalnya mereka akan direlokasi ke Rusun Pinus Elok Penggillingan. Namun warga menolak dengan alasan kondisinya tidak layak.

"Kemarin memang awalnya mau direlokasi ke Pinus Elok. Namun mereka menolak alasannya tidak layak. Begitu dipindah ke Rusun Pulogebang warga setuju," kata Murad, saat meninjau Rusun Pulogebang, Sabtu (16/4).

136 E-KTP dan 71 KK Dicetak di Rusun Pulogebang

Disebutkan, sebagian unit ada yang bocor dan lantainya tidak ada keramik. Namun itu langsung diperbaiki oleh pihak PT Pulomas Jaya. Terutama untuk pemasangan finil atau lantai. Sedangkan kebocoran instalasi air akan diperbaiki teknisi dari pihak rusun.

Sementara, Kepala Unit Pengelola Rusun Pulogebang, Ageng Darmintono mengatakan, warga eks Pulomas ditempatkan di Blok A hingga G. Mereka disebar untuk mengisi unit yang kosong ditinggal penuhinya maupun yang dikeluarkan pengelola lantaran melakukan pelanggaran.

"Warga Pulomas ada dua gelombang yang pindah. Pertama Kamis lalu ada 49 KK dan hari ini ada 32 KK yang pindahan. Satu KK lagi belum ambil nomor undian," kata Ageng.

Rusun Pulogebang memiliki delapan blok dan 720 unit. Saat ini seluruhnya terisi. Gelombang terakhir diisi oleh 32 KK warga Pulomas yang masuk ke Blok G. Pihaknya akan memperbaiki unit yang bocor dan kotor.

Sekadar diketahui, penertiban hunian liar di kawasan Pacuan Kuda Pulomas itu sendiri baru akan dilakukan pada Rabu (20/4) mendatang. Sedianya penertiban dilakukan pada Kamis (14/4) lalu. Namun karena warga menolak direlokasi ke Rusun Pinus Elok maka diurungkan dan baru direalisasikan hari ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4015 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1048 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1024 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye933 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye813 personBudhi Firmansyah Surapati