You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Transjakarta Ke Pelabuhan Kaliadem Perlu Jalur Khusus
photo Suparni - Beritajakarta.id

Transjakarta ke Pelabuhan Kali Adem Perlu Jalur Khusus

Kepala Pelabuhan Kali Adem, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Khairul Anwar menilai bus Transjakarta membutuhkan jalur khusus menuju pelabuhan.

Sebenarnya bukan jumlah armadanya tetapi akses jalannya itu yang terpenting, harus ada akses jalan khusus Transjakarta ke Kaliadem

Saat ini armada Transjakarta yang melayani rute Kota-Kali Adem juga masih kurang. Pasalnya sejak diluncurkan hanya adanya satu armad di akhir pekan.

"Sebenarnya bukan jumlah armadanya tetapi akses jalannya itu yang terpenting, harus ada akses jalan khusus Transjakarta ke Kali Adem," ujarnya, Selasa (19/4).

Feeder Transjakarta Buka Rute ke Pelabuhan Kaliadem

Satu bus itu harus bolak-balik sampai tiga kali dari Stasiun Kota ke Kali Adem untuk mengantar penumpang yang hendak menyeberang berlibur ke Kepulauan Seribu saat akhir pekan maupun libur nasional. Tentang kekurangan armada, pihaknya juga telah melapor.

"Soal kekurangan itu kita sudah laporkan ke UPT untuk dilanjutkan ke Kadis, termasuk akses jalan masuk ke pelabuhan Kaliadem yang sulit diakses karena sempit dan becek," tandasnya.

Sejauh ini, akses jalan masuk ke Pelabuhan Kali Adem, harus melewati jalanan kampung yang sempit. Diakhir pekan, menuju Pelabuhan Kali Adem kerap macet.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye24201 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1840 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1181 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1124 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye914 personFakhrizal Fakhri