You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
jalan cipinang cempedak longsor
photo Nurito - Beritajakarta.id

Tergerus Banjir, Jl Cipinang Cempedak 4 Longsor

Hujan deras yang mengguyur ibu kota dan sekitarnya, Jumat (13/6) lalu, mengakibatkan Jl Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, longsor. Akibatnya, aktivitas warga sekitar menjadi terganggu lantaran tak bisa melintas di jalan tersebut.

Kita targetkan dalam waktu sepekan sudah selesai semua. Saluran air kita lebarkan jadi dua meter dan jalannya langsung dibeton, agar tidak longsor lagi

Informasi di lapangan, longsor terjadi sekitar pukul 17.00. Pertama kali, air keluar dari badan jalan, tak lama kemudian air menyembur dan menyebabkan lingkungan sekitar banjir. Diduga air dari gorong-gorong yang ditanam di tengah tersumbat oleh banyaknya sampah. Terlebih, di mulut saluran banyak terdapat jaringan utilitas yang menyumbat sampah.

Ketua RT 02/03, Cipinang Cempedak, Helmi (44), mengatakan, longsor terjadi sejak Jumat lalu. Namun sayangnya pihak terkait baru mengerjakannya pada Senin (17/6) kemarin. Padahal, jalan yang longsor ini merupakan jalur utama. Dimana di komplek ini juga banyak rumah dinas pejabat. Di antaranya, Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kapolres Metro Jakarta Timur, Menko Kesra Agung Laksono, Rumah Polonia (tim pemenangan Capres Prabowo-Hatta) dan sebagainya.

Kali Angke Meluap, Aktifitas Warga Terganggu

"Harusnya gorong-gorong di tengah jalan ini lurus sampai ke pinggir Jl DI Panjaitan. Yang ada kan dibuat belok ke saluran induk, di ujungnya banyak jaringan utilitas sehingga sampah tersumbat dan air langsung menjebol aspal jalan," ujar Helmi, Selasa (17/6).

Kejadian seperti ini sebenarnya sudah sering sejak 5 tahun lalu. Namun penanganannya hanya ditambal bagian yang bolong. Puncaknya terjadi pada Jumat kemarin, derasnya air di gorong-gorong, membuat aspal jalan longsor. Menyusul kemudian saluran air di sekitarnya.

Akibat kejadian ini, rumah milik Diana Ma'at (60), kebanjiran. Bahkan air masuk ke dalam warung kelontong dan ruang tamu rumahnya dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter.

Terkait hal tersebut, Kasie Pemeliharaan Saluran Air Sudin PU Tata Air Jakarta Timur, Ahmad Yazied Bustomi, mengatakan, saluran air dan jalan longsor, langsung dikerjakan. Rencananya saluran air akan dilebarkan dari semula satu meter menjadi dua meter.

"Kita targetkan dalam waktu sepekan sudah selesai semua. Saluran air kita lebarkan jadi dua meter dan jalannya langsung dibeton, agar tidak longsor lagi," ujar Yazied.

Sementara untuk gorong-gorong, tambah Yazied, yang diminta warga agar dilebarkan, tidak dapat dipenuhi karena jika saluran air tersumbat dikhawatirkan membuat banjir kawasan Jl DI Panjaitan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1297 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1045 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye948 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye877 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye756 personBudhi Firmansyah Surapati