You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembudidaya Ikan Laut Dihimbau Lakukan Tumpang Sari Pembenihan
photo Suparni - Beritajakarta.id

Nelayan Budidaya Ikan Dimbau Terapkan Sistem Tumpang Sari

Kelompok nelayan Kepulauan Seribu diimbau melakukan sistem tumpang sari dalam budidaya ikan laut. Sistem tersebut perlu dilakukan untuk mempercepat proses panen dari budidaya ikan.

Panen ikan krapu itu cukup lama. Makanya kita sarankan melakukan tumpang sari

"Panen ikan krapu itu cukup lama. Makanya kita sarankan melakukan tumpang sari," kata Sutrisno, Kepala Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu, Jumat (22/4).

Ia mencontohkan, untuk panen budidaya ikan krapu dibutuhkan waktu sekitar satu tahun. Sementara dengan tumpang sari, panen budidaya ikan hanya memerlukan waktu tiga hingga empat bulan.

30 Persen Nelayan Ditargetkan Beralih ke Budidaya Ikan

"Sistem tumpang sari ini sudah kita terapkan di kelompok nelayan mandiri Pulau Kelapa Dua dan Pulau Panggang," jelasnya.

Menurutnya, tumpang sari cocok untuk budidaya ikan bawal bintang, kakap putih dan udang putih. Lewat cara demikian kelompok budidaya ikan laut di Keramba Jaring Apung Kepulauan Seribu tidak perlu menunggu panen dalam waktu lama.

"Untuk sistem tumpang sari ini kita sudah kerjasama dengan pihak swasta dalam pemberikan benih dan pakannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5357 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1864 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1808 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1792 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1600 personAnita Karyati