You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
140 KK Warga eks Pasar Ikan Masuk ke Rusun Rawa Bebek
photo Nurito - Beritajakarta.id

Warga eks Pasar Ikan Difasilitasi Memulai Usaha

Warga eks Pasar Ikan, Penjaringan, yang direlokasi ke Rumah Susun (Rusun) Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, mendapat fasilitas untuk memulai usaha. Dari sebanyak 216 Kepala Keluarga (KK) warga eks kawasan Pasar Ikan, yang direlokasi, 140 diantaranya sudah menempati unit sesuai hasil pengundian.

Dari 216 KK, saat ini baru masuk 140 KK. Selebihnya akan masuk secara bertahap

Kepala Unit Pengelola Rusun Rawa Bebek, Ani Suryani mengatakan, total warga eks Pasar Ikan yang akan direlokasi ke rusun tersebut ada 216 KK. Seluruhnya sudah mengambil nomor undian.

Warga Eks Pasar Ikan Minta Modal Usaha

"Dari 216 KK, saat ini baru masuk 140 KK. Selebihnya akan masuk secara bertahap," kata Ani, Kamis (28/4).

Menurut Ani, warga eks Pasar Ikan yang masuk Rusun Rawa Bebek, mendapatkan sejumlah fasilitas berusaha. Di antaranya gerobak dorong, gerobak etalase, meja, bangku untuk berjualan.

Selain itu, warga juga diberikan pelayanan kesehatan gratis di poliklinik yang ada. Kemudian pendidikan PAUD dan sekolah yang dipindahkan ke Pulogebang.

Tak cukup sampai di situ, untuk pergi ke sekolah, anak-anak difasilitasi layanan antar jemput bus sekolah gratis. Sedangkan orang dewasa diberikan layanan Bus Transjakarta yang juga gratis.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2053 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1024 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye921 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye800 personFakhrizal Fakhri