You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
djarot Minta Warga Tidak Menghalangi Kerja Petugas Sensus
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Petugas Sensus akan Dikawal

Petugas sensus ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) akan dikawal jika mendapat penolakan dari pemilik rumah ataupun tempat usaha.

Kalau sampai mereka tidak boleh masuk sampaikan kepada kami, akan kami kawal, sama lurah, ketua RT dan RW

"Kalau sampai mereka tidak boleh masuk sampaikan kepada kami, akan kami kawal, sama lurah, ketua RT dan RW," ujar Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI Jakarta, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/5).

Menurut Djarot, data yang dihimpun petugas BPS DKI itu nantinya dapat dijadikan sebagai acuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyusun kebijakan mendatang. Mengingat data ketimpangan di Ibukota saat ini telah mencapai 0,46 persen.

Djarot Cari Solusi Tekan Ketimpangan Ekonomi

"Ini salah satu cara untuk bisa menurunkan tingkat ketimpangan. Ada 20 persen yang paling kaya-kaya itu cepat sekali pendapatannya. Income perkapita di Jakarta itu hampir 14 ribu US dollar per tahun, ini tinggi ya. Tetapi sayangnya tingginya hanya yang ini, yang 20 persen. Yang lainnya lambat," tandas Djarot.

Sebelumnya, Sejumlah petugas sensus ekonomi, mendapatkan perlakuan kasar dari sejumlah orang yang berjaga di sebuah pool taksi di kawasan Jalan Ahmad Yani, Pisangan Timur, Pulogadung, Senin (2/5) sore. Akhirnya mereka pun tidak dapat melakukan sensus secara maksimal.‎

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2061 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye831 personNurito