You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sodetan Ciliwung-KBT Bebaskan Banjir di 2 Wilayah
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Sodetan Ciliwung-KBT Bebaskan Banjir di Dua Wilayah

Pembuatan sodetan Ciliwung-Kanal Banjir Timur (KBT) akan membebaskan beberapa wilayah dari banjir. Diantaranya yakni wilayah Kampung Pulo dan juga Bukit Duri.

Kalau sodetannya jadi Kampung Pulo dan Bukit Duri, bukan hanya berkurang banjirnya, tapi bebas banjir

"Kalau sodetannya jadi Kampung Pulo dan Bukit Duri, bukan hanya berkurang banjirnya, tapi bebas banjir," ujar Teguh Hendarwan, Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, saat dihubungi Beritajakarta.com, Selasa (3/5).

Saat ini, lanjut Teguh, di Kampung Pulo sedang dilakukan pemasangan sheet pile. Sementara di Bukit Duri masih menunggu selesainya relokasi warga ke rumah susun (rusun).

Sodetan Ciliwung-KBT Berfungsi Membagi Beban Air

"Sekarang pemasangan sheet pile sedang berlangsung. Ditambah dengan adanya sodetan, maka dua daerah itu bebas banjir," ucapnya.

Teguh mengatakan, jika pembangunan sodetan tidak segera diselesaikan, maka kedua wilayah ini tetap akan tergenang banjir. Namun memang genangan akan berkurang karena sudah ada pemasangan sheet pile.

"Sekarang banjir sudah berkurang di Kampung Pulo, karena sudah pasang sheet pile. Kalau banjir juga tidak lama, kemarin paling lama banjir hanya sembilan jam. Kalau dulu kan sampai berhari-hari," katanya.

Sodetan Ciliwung akan mengalirkan air dari Kali Ciliwung sebanyak 60 meter kubik per detik ke Kanal Banjir Timur. Dengan kapasitas tersebut, 10 persen beban aliran air Ciliwung dapat dikurangi.

Seperti diketahui pembangunan sodetan Ciliwung-KBT terkendala dengan adanya gugatan warga Bidara Cina ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan dilayangkan atas adanya Surat Perintah Bongkar (SPB) yang dikeluarkan oleh Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6772 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6099 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1387 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1263 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1218 personAldi Geri Lumban Tobing