You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Penumpang Terlantar di Terminal Kampung Rambutan
photo Suparni - Beritajakarta.id

Wisatawan Antre Kapal Ojek di Pelabuhan Kaliadem

Sebanyak 3.000 lebih wisatawan yang hendak berlibur ke Kepulauan Seribu masih terlantar di Pelabuhan Kaliadem, Penjaringan Jakarta Utara hingga siang ini. Mereka masih menunggu kembalinya kapal ojek dari Pulau Seribu.

Masih ada tiga ribu penumpang belum terangkut, menunggu kapal kembali dari pulau, mudah-mudahan tidak ada kendala jadi semua bisa terangkut hari ini

"Masih ada 3.000 penumpang belum terangkut, menunggu kapal kembali dari pulau, mudah-mudahan tidak ada kendala jadi semua bisa terangkut hari ini," ujar Syamsudin, Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan dan Kepelabuhan, Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Kamis (5/5).

Menurutnya, untuk antisipasi lonjakan penumpang, pihaknya telah meminta 30 kapal tradisional (ojek) yang telah berangkat pagi tadi ke Pulau Seribu agar segera kembali mengambil penumpang di dermaga Kaliadem.

8 Ribu Wisatawan Padati Pelabuhan Kaliadem

"Kapal Krapu cadangan sudah kita berangkatkan pagi tadi, dan tidak memungkinkan untuk mengangkut kembali ke pulau setelah balik lagi ke Kaliadem, karena sore biasanya ombaknya agak tinggi," tandasnya.

Hari ini, sebanyak delapan ribu lebih wisatawan yang akan ke Pulau Seribu berangkat melalui pelabuhan Kaliadem, Penjaringan Jakarta Utara dengan 30 kapal ojek dan lima kapal KM Krapu. Namun karena keterbatasan angkutan penumpang tidak dapat sekaligus terangkut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati