You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Korban Terakhir Kapal Tenggelam Ditemukan
photo Suparni - Beritajakarta.id

Korban Terakhir Kapal Tenggelam Ditemukan

Satu korban kapal tenggelam Sabtu (7/5), Giok Liong (58) warga Taman Sari, Jakarta Barat yang hilang, siang tadi sekitar pukul 11.00 ditemukan mengambang di dekat Keramba Seafarming, perairan Karang Lebar, Pulau Pangang, Kepulauan Seribu Utara.

Kini dengan kapal Satpol Air, mayat tersebut diteruskan ke darat melalui Dermaga Marina, Ancol untuk dikirim ke RSCM guna autopsi lebih lanjut

"Setelah mendapat laporan dari penjaga keramba, Lukman (25), tim rescue langsung meluncur ke TKP dan mengevakuasi mayat tersebut ke Polres Pulau Seribu di Pulau Karya," ujar Edo Rudianto, Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kepulauan Seribu, Senin (9/5).

Menurutnya, dari ciri-ciri dan pakaian yang dikenakan dapat dipastikan mayat tersebut benar mayat dari Giok Liong korban kapal tenggelam. "Kini dengan kapal Satpol Air, mayat tersebut diteruskan ke darat melalui Dermaga Marina, Ancol untuk dikirim ke RSCM guna autopsi lebih lanjut," tandasnya.

Pencarian Satu Korban Kapal Tenggelam Kembali Dilanjutkan

Dengan ditemukannya mayat Giok Liong maka pencarian korban dihentikan karena lima korban sebelumnya juga telah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Sebelumnya, dari delapan korban kecelakaan kapal tenggelam, dua orang dinyatakan selamat dan enam meninggal dunia.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1194 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close