You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gerobak dan Lapak PKL di Jl Pejaten Raya Ditertibkan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Lapak PKL di Jl Pejaten Raya Ditertibkan

Belasan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jl Pejaten Raya, Pasar Minggu ditertibkan. Selain melanggar Perda No 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, keberadaan PKL di atas trotoar, bahu jalan dan saluran air juga dikeluhkan warga karena memicu kemacetan.

Lapak yang ditertibkan terdiri dari 15 meja kayu, lima meja besi, dan 50 bangku plastik

Kasatgas Pol PP Pasar Minggu, Patar Pakpahan mengatakan, keberadaan PKL di lokasi itu memang sudah menjadi target penertiban beberapa hari terakhir. Pasalnya, sudah berulangkali ditertibkan, PKL kembali menggelar lapaknya.

8 Lapak PKL di Tanah Abang Ditertibkan

"Lapak yang ditertibkan terdiri dari 15 meja kayu, lima meja besi, dan 50 bangku plastik. Setelah dilakukan pembongkaran lapak, petugas menemukan banyak sampah di saluran," ujarnya, Rabu (11/5).

Selanjutnya, sampah-sampah tersebut langsung dibersihkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Menurut Patar, bersamaan dengan itu, juga ditertibkan sembilan gerobak yang kerap mangkal di pinggir jalan, satu warung makan dan minuman semi permanen.

"Saking banyaknya kami kerahkan satu truk Satpol PP, satu truk kebersihan, dan satu unit mobil PPSU. Kita kirim ke gudang di Kebayoran Lama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9229 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3141 personAnita Karyati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1666 personFakhrizal Fakhri
  4. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye1616 personTiyo Surya Sakti
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1539 personDessy Suciati