You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bangli di Kolong Rel KA Tangki Ditertibkan
photo Folmer - Beritajakarta.id

Bangunan Liar di Kolong Rel KA Tangki Dibongkar

Puluhan bangunan liar dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kolong rel kereta api Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, ditertibkan. Sebanyak 30 petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), PPSU dan dua unit alat berat dikerahkan melakukan pembongkaran. 

Ada sebanyak 30 bangunan liar dan lapak PKL di sepanjang bawah rel kereta api yang kita bongkar

Camat Taman Sari, Paris Limbong mengatakan, sebelum melakukan penertiban, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan melayangkan surat perintah bongkar. Karena itu, penertiban dapat berjalan lancar dan kondusif.

Penertiban 40 Bangli TPU Menteng Pulo Selesai UN

"Ada sebanyak 30 bangunan liar dan lapak PKL di sepanjang bawah rel kereta api yang kita bongkar. Lokasinya memang berbatasan dengan Jakarta Pusat," kata Paris, Rabu (11/5). 

Ia mengatakan, tidak jauh dari lokasi penertiban, telah dibangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sawah Besar. Rencananya, RPTRA yang berada di wilayah Jakarta Pusat tersbut, akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.  

Setelah ini, Paris berharap warga tidak lagi mendirikan bangunan liar maupun lapak di lahan tersebut. Sebagai antisipasi diduduki kembali, rencananya akan dilakukan penghijauan dan dilakukan pengawasan berkala.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1824 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1388 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1065 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1053 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye971 personAnita Karyati