You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bajaj dan Angkot Ngetem di Jl Jatibaru Dikeluhkan
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Bajaj dan Angkot Ngetem di Jl Jatibaru Dikeluhkan

Penguna jalan keluhkan angkutan umum yang berhenti sembarangan di Jalan Jatibaru 1, Tanah Abang, Jakarta Pusat, tepat ditikungan dibawah Fly Over Jatibaru. Sebab ruas jalan semakin menyempit, sehingga menggangu kendaraan yang melintas.

Pemandangan seperti ini sudah biasa dan tidak ada tindakan dari petugas, padahal mereka jelas melanggar

Pantauan Beritajakarta.com, sedikitnya 10 bajaj dan beberapa angkutan kota (angkot) terlihat berhenti menunggu penumpang ditikungan di Jalan Jatibaru yang mengarah ke Jalan Kebon Sirih dan terlihat berjejer rapih.

Teguh (31) salah satu pengguna jalan mengatakan, pemandangan seperti ini terjadi setiap hari seperti bajaj dan angkot dibahu jalan dan ini sangat mengganggu penguna kendraan lainnya yang melintas, karena akses jalan menyempit.

Penindakan Angkot Nakal Masih Lemah

"Pemandangan seperti ini sudah biasa dan tidak ada tindakan dari petugas, padahal mereka jelas melanggar," keluhnya, Selasa (17/5).

Lebih lanjut, dirinya berharap Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta melakukan penindakan, sehingga tidak semrawut dan lebih terlihat semerawut.

"Saya harap petugas segera menindak angkutan yang ngetem sembarangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1183 personFolmer
  2. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1116 personAnita Karyati
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1098 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye921 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye897 personAnita Karyati