You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gerobak Sampah di Jalan Tanah Tinggi Timur Picu Kemacetan
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Gerobak Sampah di Jl Tanah Tinggi Timur Picu Kemacetan

Puluhan gerobak sampah yang terpakir di sekitar Lokasi Pembuangan Sampah (LPS) di Jalan Tanah Tinggi Timur, Harapan Mulya, Kemayoran, Jakarta Pusat dikeluhkan pengendara.

Apalagi kalau melintas pada siang hari. Sudah panas dan macet, ditambah lagi bau busuk

Sebab, selain menimbulkan aroma tidak sedap, gerobak sampah tersebut juga kerap memicu kemacetan karena memakan lajur jalan.

Pantauan Beritajakarta.com, puluhan gerobak sampah ini terparkir di bahu jalan hingga meembuat jalan menjadi menyempit. Imbasnya, pengendara yang melintas kawasan itu khususnya roda empat terpaksa harus melambatkan laju kendaraan hingga menimbulkan kemacetan.

696 Titik Kemacetan Belum Tertangani

"Apalagi kalau melintas pada siang hari. Sudah panas dan macet, ditambah lagi bau busuk," kata Yayat (32) salah satu pengendara sepeda motor di lokasi, Kamis (19/5).

Ia berharap, gerobak sampah tersebut tidak dibiarkan terus menerus terparkir di bahu Jalan Tanah Tinggi Timur. Sehingga kendaraan yang melintas dari arah Utan Panjang menuju Senen atau Jalan Letjen Suprapto tidak terjebak kemacetan.

"Saya berharap gerobak sampah itu tidak lagi parkir di sana. Pengendara sudah pada jengkel kena macet," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5133 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1828 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1769 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1632 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1544 personAnita Karyati