You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pameran Bursa Kerja di Jaksel Dikunjungi 2.200 Pencari Kerja
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Bursa Kerja di Jaksel Dikunjungi 2.200 Pencari Kerja

Pelaksanaan pameran bursa kerja yang berlangsung di STEKPI Kampus Trilogi, Kalibata, Pancoran dikunjungi sekitar 2.200 para pencari kerja dalam dua hari, 19-20 Mei.

Perusahaan yang bergerak di bidang perbankan, jasa, dan perdagangan bisa dikatakan paling diminati

Pada hari pertama pelaksanakaan, ada sekitar 1.000 pencari kerja. Di hari kedua kurang lebih 1.200 pengunjung. Pameran ini sendiri diikuti 45 perusahaan besar dan membuka 5.000 lowongan ini.

Kepala Seksi Pengantar Kerja Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Selatan, Muhidin Junaidi mengatakan, rata-rata pencari kerja yang hadir selama dua hari ini adalah tamatan SMA/SMK.

Basuki Ajak PNS Kerja Nyata dan Berinovasi

"Kami lihat berdasarkan formulir registrasi. Pencari kerja tamatan SMA/SMK ada sekitar 80 persen, 20 persennya D3, S1 dan S2," kata Muhidin, Jumat (20/5).

Dikatakan Muhidin, dari 5.000 lowongan yang dibuka, paling diminati pengunjung adalah akunting, IT, marketing, sekretaris dan administrasi.

"Perusahaan yang bergerak di bidang perbankan, jasa, dan perdagangan bisa dikatakan paling diminati. Booth-booth perusahaan itu memang selalu dipenuhi oleh pencari kerja," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11115 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1335 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1263 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1261 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye976 personBudhi Firmansyah Surapati