You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Retribusi Rusun Hanya Sebesar Rp 300 Ribu Perbulan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Biaya Retribusi Rusun Hanya Rp 300 Ribu per Bulan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan hanya memungut retribusi sebesar Rp 300 ribu per bulan kepada warga yang tinggal di Rusun Jatnegara Barat, Jakarta Timur.

Untuk sewa unit hanya sebesar Rp 300 ribu per bulan. Tidak ada pungutan atau biaya lain

Seluruh transaksi retribusi sewa rusun tersebut dilakukan secara non tunai untuk mengantisipasi adanya penyelewengan dari oknum petugas rusun.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Ika Lestari Aji mengatakan, setiap bulan biaya sewa yang harus dibayarkan warga untuk setiap unit rusun sebesar Rp 300 ribu. Para penghuni rusun selanjutnya dibebankan biaya listrik dan air setiap bulan sesuai dengan pemakaian.

Warga Kalijodo Bebas Retribusi Rusun Selama Tiga Bulan

"Untuk sewa unit hanya sebesar Rp 300 ribu per bulan. Tidak ada pungutan atau biaya lain. Tapi untuk air dan listrik tetap dikenakan sesuai pemakaian," katanya, Jumat (20/5).

Ika menjelaskan, di Rusun Jatinegara Barat, biaya listrik paling tinggi sebesar Rp 200 dan paling rendah Rp 50 ribu. Bila dihitung rata-rata, biaya listrik warga yang tinggal di 294 unit hunian di Rusun Jatinegara Barat sebesar Rp 82 ribu per bulan

"Untuk pemakaian listrik dan air di Rusun Jatinegara Barat semuanya tergantumg pemakaian," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6782 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6147 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1272 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati