You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Nilai Soal Pembunuhan dan Perceraian Tak Layak Untuk Pelajar SD
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Telusuri Pembuat Materi Buku PLBJ

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat akan menyelidiki kasus beredarnya buku pelajaran Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta (PLBJ) yang berisi materi soal pembunuhan dan perceraian di SDN 02 Pagi, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

‎Kita akan cari tahu penyebabnya. Caranya kita tanya guru mana yang keluarin soal begini

"‎Kita akan cari tahu penyebabnya. Caranya kita tanya guru mana yang keluarin soal begini," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/5).

Djarot menilai, materi pelajaran berisi soal tentang pembunuhan dan perceraian tidak sepantasnya diberikan kepada siswa yang baru duduk di bangku sekolah dasar. Terlebih, siswa usia sekolah dasar belum cukup umur untuk mencerna materi soal yang ditugaskan guru sebagai pekerjaan rumah (PR).

Kasus Buku di SDN 02 Pagi Harus Diusut Tuntas

"Itu (soal, red) untuk pelajar SMP saja enggak pantes, apalagi untuk SD," cetusnya.

Mantan Wali Kota Blitar ini juga mengecam keras oknum yang membuat materi soal berisi perceraian dan pembunuhan dalam buku pelajaran PLBJ. Selain itu, tenaga pengajar di SDN 02 Pagi juga dinilai perlu kembali belajar ilmu pedagogi atau ilmu pendidikan anak agar dapat membimbing anak didik ke arah yang benar.

"‎Yang bikin soal itu, perlu direparasi otaknya. Guru di sekolah itu juga perlu diajar lagi tentang ilmu pedagoginya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye1485 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye885 personDessy Suciati
  3. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye852 personNurito
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye836 personDessy Suciati
  5. HUT Jakarta, PAM JAYA-TP PKK Gratiskan Khitan 2.000 Anak

    access_time19-06-2026 remove_red_eye802 personAldi Geri Lumban Tobing