You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penataan Kawasan Kota Tua Dibiayai Dana Hasil Peningkatan KLB
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Dana Penataan Kota Tua dari Kewajiban Pengembang

Penataan kawasan Kota Tua, Jakarta Barat akan menggunakan dana dari kewajiban pengembang yang meminta peningkatan koefisien luas bangunan (KLB) dari Sampoerna Land.

Mereka harus membayar sekitar Rp 700 miliar untuk peningkatan KLB

"Mereka harus membayar sekitar Rp 700 miliar untuk peningkatan KLB," kata Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta di Museum Fatahillah, Jakarta Barat, Rabu (25/5).

Basuki mengatakan, penataan kawasan Kota Tua tidak sekadar pengecatan sejumlah gedung bersejarah, tapi juga penyediaan taman. Nantinya, Pemprov DKI akan membangun taman di kawasan Kota Tua.

DKI Utamakan Penataan Kawasan di Kota Tua

"Kita bangun taman yang bagus, desainnya sudah ada. Ini lagi di pusat, orang jalan-jalan enggak mungkin cukup di sini. Makanya, orang mesti disebar. Nanti, pengunjung akan merasa enak menikmati wisata Kota Tua dari sini sampai ke Pasar Ikan," ucapnya.

Basuki menambahkan, pihaknya juga akan membangun fasilitas parkir bagi wisatawan di Jalan Tongkol serta mempercantik kawasan Benteng Batavia.

"Museum Bahari akan direvitalisasi, Pasar ikan termasuk bentengnya kita rapikan. Jadi, pembongkaran kemarin itu bangunan liar yang menduduki tembok-tembok benteng, laut, dan pasar heksagonal," tandasnya.

Uang dari peningkatan KLB yang disetorkan pihak perusahaan swasta, lanjut Basuki, juga untuk melakukan pembangunan rumah susun di Jalan Daan Mogot. "Target kami untuk merapihkan kawasan Kota Tua bisa rampung setahun," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7942 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6774 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1764 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1534 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1451 personFakhrizal Fakhri