You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wali Kota Optimis Kawasan Condet Jadi Ekowisata
photo Nurito - Beritajakarta.id

Jaktim Optimistis Kawasan Condet Jadi Ekowisata

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur optimistis kawasan Condet, Balekambang, Kramat Jati dapat dijadikan ekowisata. Karenanya, Pemkot Jaktim akan menggandeng berbagai pihak untuk melakukan penataan.

Kalau ekowisata di Condet sudah terbangun dan tertata rapih, ini akan dapat menggerakan perekonomian masyarakat

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, dengan ditatanya perkebunan seluas 3,2 hektare di Condet akan menjadikan kawasan bantaran Ciliwung tertata rapi. Sedangkan bagian badan Kali Ciliwung dapat dijadikan ekowisata air dan di antara keduanya saling berisnergi.

"Kalau ekowisata di Condet sudah terbangun dan tertata rapi, ini akan dapat menggerakan perekonomian masyarakat," kata Bambang saat pencanangan Kampung Condet Lestari sebagai kawasan "Salak", Rabu (25/5).

Dana Penataan Kota Tua dari Kewajiban Pengembang

Menurutnya, setelah ekowisata terwujud, warga sekitar dapat membuka usaha. Mulai dari kuliner khas Betawi, kerajinan tangan dan sebagainya. Ia optimis ini akan mengundang banyak pengunjung dan roda perekonomian warga pun dapat meningkat.

Selain sebagai ekowisata, kawasan Condet dapat menjadi wisata edukasi bagi pelajar. Mereka dapat belajar berkebun yang baik dan benar serta menjaga kelestarian alam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1197 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye986 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye957 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye781 personFakhrizal Fakhri
close