You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Satpol PP akan Pantau Lokasi Penjualan Takjil
photo Doc - Beritajakarta.id

Satpol PP akan Pantau Lokasi Penjualan Takjil

Bulan Ramadan biasanya akan marak pedagang takjil dadakan. Untuk itu, Satpol PP DKI Jakarta akan memantau lokasi-lokasi lapak takjil agar tidak menggunakan fasilitas umum.

Kita tidak larang hanya akan dimonitor, kalau jualan di jalan tentu akan kita tegur

"Itu sudah rutinan dan spontan setiap tahunnya. Kita tidak larang hanya akan dimonitor, kalau jualan di jalan tentu akan kita tegur," ujar Jupan Royter Tampubolon, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Selasa (31/5). 

Menurutnya, menjelang puasa dengan harga sejumlah kebutuhan yang naik banyak warga memanfaatkan momen berjualan takjil. Namun menurutnya walau berjualan tidak harus mengganggu ketertiban umum dan merusak sarana kota yang ada.

Satpol-Dinsos akan Gelar Rakor Antisipasi PMKS

"Sedapat mungkin kalau ditrotoar yang sempit jangan dagang. Karena akan mengganggu orang lewat, kebersihannya juga dijaga. Jangan buang air kotor seenaknya dijalan," katanya.

Pihaknya berharap ada kesadaran dari masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan selama berjualan nantinya. Sebab jika memang melanggar maka akan diberikan sanksi tegas.

"Contoh berjualan takjil itu disore hari, kalau ada yang buka dari siang hari tentu akan kita tegur juga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23878 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1840 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1179 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1117 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye910 personFakhrizal Fakhri