You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Mei, Inflasi di Jakarta 0,19 Persen
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Mei, Inflasi di DKI Lebih Baik dari Nasional

Laju inflasi di DKI Jakarta bulan Mei 2016 mencapai 0,19 persen. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan Mei 2015 lalu yang mencapai 0,34 persen.

Inflasi di DKI Jakarta saat ini sangat baik dan bagus dibandingkan inflasi nasional yakni 0,24 persen

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi DKI Jakarta, Dody Rudyanto mengatakan, angka ini jauh lebih baik dibanding angka nasional.

"Inflasi di DKI Jakarta saat ini sangat baik dan bagus dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 0,24 persen," kata Dody, Rabu (1/6).

April, DKI Mengalami Deflasi 0,27 Persen

Ia menjelaskan, inflasi yang terjadi pada bulan Mei disebabkan naiknya lima kelompok yakni kelompok bahan makanan 1,08 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,20 persen, kesehatan 0,20 persen, sandang 0,12 persen dan perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,04 persen.

Untuk kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang melewati tiga pintu yakni Bandara Soekarno - Hatta, Halim Perdanakusuma dan Pelabuhan Tanjung Priok mengalami penurunan sebesar 7,21 persen dibandingkan dengan kunjungan wisman bulan Maret 2016 yang berjumlah 208.788 kunjungan.

"Penurunan ini disebabkan minimnya event-event di Jakarta, sehingga berdampak terhadap kunjungan wisatawan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11190 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1268 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1264 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye981 personBudhi Firmansyah Surapati