You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembebasan Lahan Waduk diajukan 663 Miliar Di APBD Perubahan
photo Doc - Beritajakarta.id

APBD Perubahan, Rp 663 M Diajukan untuk Pembebasan Lahan Waduk

Kepala Dinas Tata Air ‎DKI Jakarta, Teguh Hendrawan mengatakan, pihaknya bakal mengajukan dana sebesar Rp 663 miliar di APBD perubahan. Nantinya dana tersebut digunakan untuk kelanjutan pembebasan lahan waduk DKI.

Karena direncakan ada penambahan lokasi baru untuk pembebasan lahan, makanya kita anggarkan langsung di APBD Perubahan

"Karena direncakan ada penambahan lokasi baru untuk pembebasan lahan, makanya kita anggarkan langsung di APBD Perubahan," ujarnya, Kamis (2/6).

Dana tersebut besarannya memang hampir sama dengan besaran pembebasan yang dianggarkan ditahun sebelumnya. Adapun beberapa titik lokasi yang direncanakan akan dibebaskan di wilayah ‎Kali Kamal, Kelapa Gading dan Jagakarsa.

25 Ribu Bibit Ikan Ditebar di Waduk Rawa Buaya

‎"Beberapa titik memang dilakukan di lokasi baru. Tapi ada juga untuk membebaskan progress tahun lalu yang belum tuntas, seperti waduk Brigif target kita 11 hektare namun baru 10 hektare yang dibebaskan," katanya.

Jika disetujui menurutnya, pembebasan lahan tersebut bisa dikejar semua dalam tahun ini. Sehingga untuk tahun mendatang fokus lain yang dilakukan adalah penataan waduk.

"Kalau memang dananya bisa dipenuhi kita kejar semua agar bisa dituntaskan tahun ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2043 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1014 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye910 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye906 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye790 personFakhrizal Fakhri