You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Laporkan Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan via Qlue
photo Doc - Beritajakarta.id

Laporkan Gangguan Kamtibmas Selama Ramadan via Qlue

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi meminta kepada masyarakat termasuk ormas untuk tidak melakukan sweeping terhadap aktivitas maupun kegiatan yang dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan.

Masyarakat juga bisa melaporkannya lewat aplikasi Qlue.‬ Boleh. Bisa dilaporkan

Dikatakan Tri, hendaknya warga melapor kepada pihak berwajib seperti polisi maupun aparatur Pemkot Administrasi Jakarta Selatan jika menemukan gangguan kamtibmas selama bulan Ramadan.

"Saya berharap tidak ada yang melakukan itu (sweeping -red). Serahkan pada kami aparat. Karena dengan melakukan itu akan timbul tindakan hukum yang lain," ujar Tri, Kamis (2/6).‬

Laporan Qlue untuk Pengawasan Lingkungan

Ditambahkan Tri, cukup dengan aplikasi Qlue masyarakat bisa berperan aktif dalam menciptakan kenyamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan. "‪Masyarakat juga bisa melaporkannya lewat aplikasi Qlue.‬ Boleh. Bisa dilaporkan," ucap Tri.

Dengan begitu, laporan yang masuk bisa langsung ditindaklanjuti oleh lurah dan camat bersama dengan pihak-pihak yang berwenang. "Lurah camat pun bakal kasih tahu saya. Kalau enggak dijalankan bisa diganti. Kita pemain cadangan banyak kalau kata Pak Gubernur," tandas Tri.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6936 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5686 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3731 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2136 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1905 personAnita Karyati