You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warnet di Jakpus Dilarang Buka Hingga Tengah Malam
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Warnet di Jakpus Dilarang Buka Hingga Tengah Malam

Polres Metro Jakarta Pusat mengantisipasi tawuran dengan mendirikan 49 posko pengamanan. Selain itu, selama Ramadan ini, warnet pun dilarang beroperasi melebihi tengah malam.

Sasaran lainnya, seperti warnet yang buka sampai larut malam juga akan disuruh tutup. Karena, hal itu berpotensi menyebabkan tawuran, karena banyak yang berkumpul

"Ada sekitar 49 posko yang didirikan yang tersebar di Jakarta Pusat," kata Kompol Suyatno, Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat, Rabu (8/6).

Kecamatan Senen Dirikan Posko Anti Tawuran

Dikatakan Suyatno, posko tersebut akan dijaga 20 personel yang dibagi dalam dua shif, sedangkan untuk wilayah yang merupakan rawan tawuran seperti Johar Baru ditambah 100 personel. "Pada malam hari personel Kepolisian juga melakukan patroli," ujarnya.

Lebih lanjut, Kepolisian juga tidak mengizinkan gerombolan pemuda berkumpul hingga larut malam dan pihaknya juga akan memantau dan membubarkan dan tidak segan-segan memproses hukum, bila kedapatan membawa senjata tajam, narkoba dan barang lainnya yang bisa memicu tawuran.

"Sasaran lainnya, seperti warnet yang buka sampai larut malam juga akan disuruh tutup. Karena, hal itu berpotensi menyebabkan tawuran, karena banyak yang berkumpul," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6204 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3813 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3059 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2971 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1579 personFolmer