You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Pertanyakan Lambanya Realisasi Pembelian Lahan
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Pertanyakan Lambannya Realisasi Pembelian Lahan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mempertanyakan lambannya realisasi pembelian lahan. Karena memasuki bulan Juni banyak pembayaran lahan yang belum dilakukan.

Sudah bulan Juni belum bayar-bayar tanah, aneh nggak? Aneh. Artinya apa dia cari-cari alasan surat itu, surat ini

"Sudah bulan Juni belum bayar-bayar tanah, aneh nggak? Aneh. Artinya apa dia cari-cari alasan surat itu, surat ini," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/6).

Basuki mengatakan, telah membuat kebijakan, agar pembayaran pembelian lahan langsung ditransfer kepemilik. Karena saat ini telah menggunakan sistem non tunai. Dengan cara ini diharapkan bisa menghilangkan praktek percaloan yang terjadi.

Basuki Temukan Makam Fiktif

"Sekarang saya kunci. Transfer uang mesti ke nama pemiliknya. Mereka (oknum) bingung beli tanah sekarang, nggak ada calo. Dia takut pemiliknya nggak mau bagi hasil nanti. Langsung nggak bisa beli lahan," tegasnya.

Basuki sudah mencium adanya permainan pembelian lahan sejak lama. Sehingga kebijakan tersebut dikeluarkan, agar tak ada lagi mafia tanah. "Dia kan mainnya halus. Padahal surat dari April tandatangan kepala dinas. Tapi karena nggak mau kasih komisi, dibilang surat kamu ini kurang. Dipersulit lah," ucapnya.

Akibatnya hingga saat ini belum ada pembelian lahan. Padahal pihaknya telah meminta kepada semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk membeli lahan sebanyak-banyaknya.

"Sampai sekarang belum ada pembelian lahan. Makanya kalau ada yang kasih komisi atau permainan, kencang. Kalau pakai surat kuasa, kuasa pemilik cepat bayarnya. Tapi kalau balik ke pemilik lamban," tandasnya.

Kejadian ini juga terjadi pada proses pembelian lahan milik eks Kedubes Inggris di dekat Bundaran Hotel Indonesia. Padahal pihak Kedubes telah bersedia melepas lahannya kepada Pemprov DKI Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2195 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1076 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1074 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1036 personFakhrizal Fakhri