You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tak Ada Penangguhan Penahanan Pelaku Tawuran di Jakbar
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pelaku Tawuran Tak akan Diberi Penangguhan Penahanan

Pihak Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat, mengancam tidak akan memberi penangguhan penahan pada para pelaku tawuran yang diamankan selama Ramadan. Sehingga, besar kemungkinan pelaku tawuran yang diamankan selama Ramadan tidak akan merayakan hari raya bersama keluarga di rumah.

Mereka akan tetap di dalam sel tahanan hingga proses hukum selesai

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Rudi Herianto Adi Nugroho mengatakan, pihaknya tidak akan mentolerir aksi tawuran yang dilakukan selama Ramadan. Karena itu, ia menegaskan tidak akan memberi penangguhan penahanan terhadap pelaku tawuran yang tertangkap.

"Mereka akan tetap di dalam sel tahanan hingga proses hukum selesai. Sebelum bulan puasa, sudah ada maklumat kondusifitas Kamtibmas yang wajib dipatuhi bersama," tegasnya, Jumat (10/6).

Kecamatan Senen Dirikan Posko Anti Tawuran

Ia menegaskan, pihaknya secara rutin menggelar patroli terutama pada malam hingga subuh. Patroli digelar untuk mengantisipasi terjadinya tawuran antar warga.

"Bila ada gerombolan pemuda berkumpul malam hari dan saat diperiksa petugas menemukan senjata tajam atau senjata api, maka seluruhnya diamankan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6902 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3543 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati