You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Libur Lebaran, TMR Targetkan 900 Ribu Pengunjung
photo Doc - Beritajakarta.id

Libur Lebaran, TMR Targetkan 900 Ribu Pengunjung

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) memprediksi jumlah pengunjung TMR selama 10 hari libur lebaran  mencapai 900 ribu orang.

Kita nggak bisa pasang target, tapi prediksi total 900.000 pengunjung selama 10 hari libur panjang lebaran

Kepala Humas TMR, Wahyudi Bambang mengatakan, libur lebaran tahun 2015 lalu jumlah pengunjung mencapai 982.000 orang. Di mana pada hari ketiga libur lebaran jumlah pengunjung yang datang ke TMR mencapai 203.216 pengunjung.

"Itu satu hari, sekitar 203.216 pengunjung. Di luar prediksi, kami pikir 170 ribu. Itu terbanyak sepanjang sejarah beroperasinya TMR pada libur lebaran," ungkap Bambang.

Pelaku Usaha di TMR Dibatasi Jenis Dagangannya

Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan apakah jumlah pengunjung yang datang ke TMR saat libur lebaran nanti lebih banyak atau kurang dari tahun sebelumnya.

"Kita nggak bisa pasang target, tapi prediksi total 900 ribu pengunjung selama 10 hari libur panjang lebaran," katanya.

Ditambahkan Bambang, pihaknya masih memprioritaskan penggunaan Jakcard sebagai alat pembayaran masuk TMR. Namun, kebijakan itu bisa saja berubah setelah dirapatkan.

"Prioritas menggunakan Jakcard, tapi tidak menutup kemungkinan ada kombinasi dengan tiket continuous form. untuk mengantisipasi antrean yang membludak. Itu akan dirapatkan di internal kami," tandas Bambang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye9649 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1306 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1219 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1173 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye953 personBudhi Firmansyah Surapati