You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tembok Jembatan Pembatas di Jl Kemandoran I Dibongkar
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Tembok Jembatan Pembatas di Jl Kemandoran I Dibongkar

Tembok jembatan pembatas di permukiman warga Jalan Kemandoran I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dibongkar. Pembongkaran dilakukan karena tembok tersebut mengganggu proses pengerukan saluran penghubung (PHB) Permata Hijau.

Tembok itu dibongkar karena akses alat berat yang mau melakukan pengerukan tidak bisa masuk

Pantauan Beritajakarta.com, satu unit alat berat eskavator spider dikerahkan untuk membongkar tembok jembatan pembatas setinggi satu meter tersebut. Sejumlah personel Satpol PP ikut melakukan pembongkaran dengan cara manual.

"Tembok itu dibongkar karena akses alat berat yang mau melakukan pengerukan tidak bisa masuk," kata Munjirin Rasyid, Camat Kebayoran Lama, Senin (13/6).

Pagar Perumahan Bukit Mas Bintaro Dibongkar

Menurut Munjirin, pengerukan saluran PHB Permata Hijau harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah timbulnya genangan di Jalan Kemandoran dan kawasan sekitarnya saat turun hujan.

Ia menyebutkan, sejumlah wilayah yang dilintasi saluran PHB Permata Hijau sudah dilakukan pengerukan seperti RW 05 dan RW 05. Setelah membongkar tembok jembatan ini, pengerukan kembali dilanjutkan di RW 09 dan RW 11

"Kita terus melakukan pengerukan sebagai antisipasi banjir. Air resapannya sudah mulai nggak ada," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye22948 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1828 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1172 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1102 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye897 personFakhrizal Fakhri