You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
       Satu PO Hanya Bisa Dapat Satu Loket Di Terminal Pulo Gebang
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

PO Bus Hanya Dapat Satu Loket di Pulogebang

Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta memastikan hanya akan menyediakan satu loket untuk satu pengurus Perusahaan Otobus (PO) yang akan pindah di Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

Sebelumnya mereka di beberapa terminal ada banyak loket, sekarang di sana hanya disediakan satu loket saja.

"Sebelumnya mereka di beberapa terminal ada banyak loket, sekarang di sana hanya disediakan satu loket saja. Karena kalau mau diakomodir banyak loket untuk ‎satu PO tidak cukup," kata Sunardi Sinaga, Wakil Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Senin (13/6).

Sunardi mengatakan, saat ini seluruh PO jurusan Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah dipindah ke Terminal Pulogebang. Terminal sendiri telah dirancang sebaik mungkin untuk kedatangan dan keberangkatan bus demi memudahkan penumpang.

21 PO Bus Ikuti Pengundian Loket Terminal Pulogebang

"Harus ikut aturan, ini kan jadi terminal percontohan, sudah dilakukan penataan.

Kalau persoalan mereka dulunya banyak karyawan itu silakan dikonsolidasi internal lah," ujarnya.

Menurut Sunardi, ke depan Terminal Pulogebang rencananya akan memberlakukan sistem tiket online untuk memudahkan layanan terhadap penumpang bus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1809 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1384 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1049 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1048 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye965 personAnita Karyati