You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Basuki Tegaskan Larang Penjual Parsel Cikini
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Basuki Larang Penjualan Parsel di Trotoar Jl Cikini

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama melarang pedagang parsel berjualan di trotoar Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Karena keberadaan mereka membuat kemacetan di kawasan tersebut.

Itu sudah dari dulu saya sampaikan enggak boleh jualan. Mereka ngotot. Boleh enggak jualan sepanjang menjelang lebaran? Saya bilang enggak boleh

"Itu sudah dari dulu saya sampaikan enggak boleh jualan. Mereka ngotot. Boleh enggak jualan sepanjang menjelang lebaran? Saya bilang enggak boleh. Apa yang terjadi, langsung bikin macet," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/6).

Pedagang Parsel di Jl Pegangsaan Timur Harus Pindah

Basuki mengatakan dengan berjualan di trotoar, akan menarik pedagang lainnya ikutan. Karena pembeli juga lebih memilih untuk membeli yang berada di luar gedung. "Mereka harus masuk ke dalam, tapi mereka ngotot mau berebut cegat pembeli. Yang kasihan yang patuh di dalam. Pembeli juga malas kan kalau di luar ada," ucapnya.

Pedagang sudah diberikan tempat untuk berjualan yang layak. Pada penertiban tahun lalu, pedagang parsel direlokasi ke Jalan Penataran Ujung. Namun memasuki bulan suci Ramadan ini, pedagang nekat berjualan kembali di trotoar.

"Nanti keluar lagi dia. Itu yang bikin saya kesel. Saya kasih kaki maunya paha, paha maunya jantung," tandasnya.

Sebelumnya Camat Menteng, Ahmad Fahri telah mendata pedagang parsel yang berjualan di trotoar Jalan Cikini Raya. Tercatat ada sebanyak 68 pedagang yang sebagian besar beralasan hanya berjualan saat Ramadan saja.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6288 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2762 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2290 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1915 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1792 personNurito