You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PPDB Online DKI Sempat Diserang Hacker
photo Doc - Beritajakarta.id

PPDB Online DKI Sempat Diserang Hacker

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Adriyanto mengakui situs pendaftaran peserta didik baru (PPDB) diretas atau di-hack. Tak tanggung-tanggung jumlah peratas mencapai puluhan orang. Sehingga pendafataran online untuk tingkat SMA sederajat mengalami kendala.

Server memang mengalami drop, karena lalu lintas terlalu padat. Selain itu juga karena ada serangan hacker, sampai puluhan hacker

"Server memang mengalami drop, karena lalu lintas terlalu padat. Selain itu juga karena ada serangan hacker, sampai puluhan hacker," kata Sopan, Kamis (16/6).

Sopan mengatakan, telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Kominfomas) DKI Jakarta untuk dapat memberikan cadangan server. "Kami sudah diskusikan dengan tim IT, dan koordinasi dengan Dinas Kominfomas untuk mem-backup," ujarnya.

PPDB Online Diperpanjang

Kendati demikian, Sopan meminta kepada masyarakat untuk tidak panik. Pihaknya segera memperbaiki situs PPDB online agar bisa segera diakses. Sehingga masyarakat bisa mendaftarkan putra-putrinya untuk masuk ke tingkat SMA sederajat.

"Kami juga tidak menyangka lalu lintasnya akan padat seperti ini. Tapi kami tidak boleh beralasan dan akan segera mengatasinya dengan mengajak berbagai pihak," tandasnya.

Pihaknya pun memperpanjang pendaftaran secara online ini. Sesuai dengan jadwal PPDB online dibuka selama dua hari yakni 15-16 Juni.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1195 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1182 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye972 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye949 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye859 personBudhi Firmansyah Surapati