You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
marbun larso
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Disdik Jamin Tak Ada Jual Beli Bangku Sekolah

Dinas Pendidikan DKI Jakarta berkomitmen tidak ada praktik jual beli bangku kosong dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPBD) DKI tahun ini. Pendaftaran secara online telah ditutup sejak 30 Juni lalu. Rencananya pengumuman bangku kosong yang masih tersedia akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Saya sudah bikin edaran, mau apa lagi mereka. Kalau masih ada yang nekat saya copot dari jabatan kepala sekolah

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Lasro Marbun mengatakan, dipastikan tahun ini tidak akan ada jual beli bangku kosong. Pihaknya telah mengumpulkan semua kepala sekolah untuk membuat komitmen mengenai bangku kosong. "Saya sudah mengumpulkan semua kepala sekolah dan mereka berkomitmen akan hal itu," kata Lasro di Balaikota, Rabu (2/7).

Ditegaskan Lasro, dirinya tidak segan-segan untuk mencopot jabatan kepala sekolah, jika diketahui masih ada yang melakukan praktik jual beli bangku kosong. Bahkan untuk mengingatkan pihak sekolah, pihaknya juga telah mengirimkan surat edaran ke setiap sekolah. "Saya sudah bikin edaran, mau apa lagi mereka. Kalau masih ada yang nekat saya copot dari jabatan kepala sekolah," tegas Lasro.

Ahok Minta Disdik Tunda Penghapusan Ekskul Pencinta Alam

Lasro meminta kepada masyarakat, jika ada yang menemukan praktik jual beli bangku sekolah, untuk segera melaporkannya kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Pihaknya akan langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

Data dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, untuk tingkat SD tersedia sebanyak 55.665 kursi, yang terdiri dari 49.982 kursi untuk siswa asal DKI dan 5.683 kursi untuk luar DKI.

Sementara kursi untuk tingkat SMP yakni sebanyak 42.447 kursi dari 284 sekolah. Jumlah tersebut terdiri dari jalur domisili 35.198 kursi, jalur prestasi 2.994 kursi, jalur inklusi 903 kursi, dan luar DKI 3.352 kursi.

Di tingkat SMA tersedia sebanyak 16.727 kursi, yang terdiri dari jalur domisili sebanyak 13.915 kursi, jalur prestasi sebanyak 1.274 kursi, jalur inklusi sebanyak 224 kursi, dan luar DKI sebanyak 1.314 kursi. Selain itu, khusus untuk SMA Negeri Unggulan MH Thamrin tersedia sebanyak 80 kursi, terdiri dari luar DKI 8 kursi, jalur umum 32 kursi, jalur prestasi 8 kursi, dan untuk keluarga tidak mampu 32 kursi.

Jumlah kursi yang tersedia di tingkat SMK yakni sebanyak 15.719 kursi. Jumlah tersebut terdiri dari jalur domisili sebanyak 14.231 kursi, jalur prestasi sebanyak 636 kursi, jalur inklusi sebanyak 218 kursi, dan luar DKI sebanyak 634 kursi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye8019 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6829 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1796 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1565 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1481 personFakhrizal Fakhri