You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki akan Telusuri Aliran Dana Pembelian Lahan di Cengkareng
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Basuki akan Telusuri Aliran Dana Pembelian Lahan di Cengkareng

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku akan menelusuri aliran dana pembelian lahan di Cengkareng. Diduga ada oknum lurah yang bermain dan menerima aliran dana itu.

Saya minta musti telusuri duitnya kemana saja. Atau ada oknum lurah juga terima duit

"Saya minta musti telusuri duitnya kemana saja. Atau ada oknum lurah juga terima duit," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/6).

Basuki mencurigai adanya aksi penipuan dalam pembelian lahan. Karena selama ini memang ada banyak mafia tanah di Ibukota. "Justru itu kan ada penipuan. Itu kan digarap belasan tahun dari mafia tanah saya kira," ucapnya.

BPK Diminta Audit Pembelian Lahan di Cengkareng Barat

Menurut Basuki, ada penghilangan surat yang menyatakan bahwa lahan itu merupakan sewa. Padahal lahan itu merupakan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Itu aslinya ternyata punya DKI. Waktu lapor ke lurah dia sebutnya bukan," tandasnya.

Seperti diketahui dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ditemukan adanya penyimpangan dalam pembelian lahan di Cengkareng, Jakarta Barat. Lahan seluas 4,7 hektare dibeli oleh Dinas Perumahan dan Gedung Pemda dengan anggaran Rp 670 miliar.

Lahan itu ternyata milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan oleh Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2072 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1046 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye941 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye877 personNurito