You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI akan Tuntut Uang Pembelian Lahan Cengkareng Dikembalikan
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI akan Tuntut Uang Pembelian Lahan Cengkareng Dikembalikan

Laporan hasil pemerikasaan (LHP) Badan Pemeriksa Kuangan (BPK) Perwakilan DKI Jakarta, menemukan kejanggalan pembelian lahan Rumah Susun (Rusun) Cengkareng Barat, Cengkareng.

Sebelum pembayaran kan kita sudah ada prosedurnya. Termasuk pengukuran lapangan dan penelahaan dokumen bersama instansti terkait lain

Karena itu, Dinas Perumahan dan Gedung DKI berencana meminta uang pembelian lahan dikembalikan jika kepemilikan lahan sebelumnya melanggar hukum.

Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta, Ika Lestari Aji mengatakan, pihaknya menghabiskan Rp 648 miliar untuk pembelian lahan seluas 4,6 hektare dari seorang berinisial T. Menurutnya, sebelum melakukan pembayaran, tahapan pembelian sudah sesuai prosedur.

Djarot : Kerugian Pembelian Lahan Rusun Cengkareng Barat Lebih Besar Dibanding Lahan RS Sumber Waras

"Sebelum pembayaran kan kita sudah ada prosedurnya. Termasuk pengukuran lapangan dan penelahaan dokumen bersama instansti terkait lain," katanya, Senin (27/6).

Ika tidak menyangka dalam LHP BPK ada temuan pembelian lahan Rusun Cengkareng Barat bermasalah. Dinyatakan lahan itu milik Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta yang berubah bersertifikat milik perseorangan sejak 2013 lalu.

"Padahal kita sudah berencana memulai pembangunan tahun ini. Rencananya rusun itu untuk relokasi warga Jakarta Barat dan sekitar," tandasnya.

Menurut Ika, pihaknya sudah berencana mendirikan tujuh unit tower di lahan itu. Masing-masing tower berisi sekitar 350 unit rusun.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5884 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2380 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2120 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1717 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1634 personNurito