You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PMI Jakbar Salurkan 400 Paket Obat di Terminal Kalideres
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pemudik di Kalideres Dibagikan Paket Obat-obatan

Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat membagikan perlengkapan obat-obatan kepada calon penumpang di Terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kalideres. Pembagian perlengkapan obat-obatan ini diharap dapat membantu meringankan pemudik yang sakit saat perjalanan mudik.

Ini isinya obat-obatan, ada obat sakit kepala, obat mabuk, minyak kayu putih dan lain-lain

"Ini isinya obat-obatan. Ada obat sakit kepala, obat mabuk, minyak kayu putih dan lain-lain," kata Anas Efendi, Walikota Jakarta Barat saat menyerahkan bantuan tas berisi obat - obatan kepada pemudik di Terminal Kalideres.

Ia mengatakan, bantuan obat-obatan tersebut merupakan bantuan dari PMI Jakarta Barat yang disiapkan bagi warga saat mudik. Sehingga bila pemudik sakit atau pusing dan mabuk di perjalanan, bisa langsung meminum obat tersebut.

Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Meningkat

Ketua PMI Jakarta Barat, Baharuddin menambahkan, pihaknya membagi sebanyak 400 kit atau tas kecil berisi obat-obatan kepada calon penumpang. Masing-masing tas berisi obat sakit kepala bagi orang dewasa dan anak-anak, obat anti mabuk, tisu basah dan kering, plester luka serta minyak kayu putih.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye9661 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1306 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1219 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1173 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye953 personBudhi Firmansyah Surapati