You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Vaksin Palsu Tidak Beredar di Jakarta Barat
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Vaksin Palsu Tidak Beredar di Jakarta Barat

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat memastikan vaksin palsu tidak beredar diwilayahnya. Pasalnya, pengawasan secara berkala telah dilakukan.

Seluruh rumah sakit, baik pemerintah, swasta hingga Puskesmas secara rutin telah dimonitoring

"Seluruh rumah sakit, baik pemerintah, swasta hingga Puskesmas secara rutin telah dimonitoring atau supervisi supportif pada program imunisasi dari penyimpanan, distribusi dan pemberian imunisasi," ujar Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Barat, Dewi Setiasari, Selasa (28/6).

Ia mengatakan, ada empat jenis vaksin yang jadi prioritas pengawasan yakni Polio Oral, BCG, imunisasi Hepatitis B untuk bayi 0-7 hari, serta imunisasi campak.

Vaksin di Fasilitas Kesehatan DKI Dijamin Asli

Dewi memastikan vaksin yang beredar di Jakarta Barat asli, lantaran adanya pengawasan distribusi yang teratur dan kejelasan sumber. Pihaknya memperoleh vaksin dari Dinas Kesehatan DKI  dan didistribusikan ke puskesmas kecamatan.

"Dari sana vaksin didistribusikan lagi ke Puskesmas kelurahan. Begitu juga dengan rumah sakit, BPM (Balai pengobatan masyarakat) dan faskes (fasilitas kesehatan) swasta," jelasnya.

Ia menambahkan, guna menjaga kualitas terbaik vaksin, proses pendistribusiannya juga telah diaudit oleh auditor independen.

Namun, Dewi mengaku adanya kendala  pengontrolan pemberian vaksin yang dilakukan ditempat-tempat praktek dokter dan bidan secara mandiri.

"Vaksin di tempat mandiri yang telah didata kualitasnya asli dan aman digunakan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1202 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1193 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye998 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye957 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye864 personBudhi Firmansyah Surapati