You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Parkir Liar di Mampang Prapatan Banyak Dikeluhkan
photo Doc - Beritajakarta.id

Parkir Liar di Mampang Prapatan Banyak Dikeluhkan

Periode Juni 2016 Tim Reaksi Cepat (TRC) Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan telah menindaklanjuti sebanyak 495 laporan masyarakat melalui aplikasi Qlue.

Laporan terkait kemacetan paling banyak dari Kecamatan Mampang Prapatan sebanyak 28 laporan

Rinciannya, 225 laporan parkir liar, 92 laporan kemacetan, 144 laporan angkot ngetem, 12 laporan lawan arus, dan 25 laporan kendaraan pribadi masuk jalur Transjakarta.

Sementara untuk parkir liar, Kecamatan Mampang Prapatan menempati posisi pertama dengan sebanyak 78 laporan, disusul Kecamatan Setiabudi dengan 50 laporan.

30 Kendaraan Parkir Liar di Kemang Raya Digembosi

Terkait laporan angkot ngetem, paling banyak diterima dari Kecamatan Jagakarsa sebanyak 56 laporan, kemudian Kecamatan Kebayoran Lama dengan 19 laporan.

"Laporan terkait kemacetan paling banyak dari Kecamatan Mampang Prapatan sebanyak 28 laporan. Sedangkan pelanggaran lawan arus paling banyak dikeluhkan di Pancoran sebanyak lima laporan," kata Edi Sufa'at, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudinhubtrans Jakarta Selatan, Sabtu (2/7).

Berdasarkan total laporan Qlue per kecamatan, sambungnya, Kecamatan Mampang Prapatan menempati peringkat pertama dengan jumlah 111 laporan, kemudian posisi kedua di Kecamatan Jagakarsa sebanyak 76 laporan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2077 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1053 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye955 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye923 personNurito