You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Arus Mudik Dari Pulo Gebang Masih Sepi
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pemudik di Terminal Pulogebang Masih Minim

Pengoperasian Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung, untuk melayani arus mudik Idul Fitri 1437 Hijriah, dinilai belum maksimal. Sebab, sejak H-12 hingga H-4, kondisi terminal relatif masih sepi. Rata-rata, hanya 150 penumpang diberangkatkan dari terminal setiap hari.

Total diberangkatkan sebanyak 4.140 penumpang dan 441 armada. Jumlahnya memang sangat sedikit dibandingkan terminal lain

Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulogebang, Nurhayati  Sinaga mengakui kondisi terminal masih sepi penumpang. Lonjakan hanya terjadi pada H-4 yakni sebanyak 750 penumpang.

Terminal Pulogebang Masih Lengang Pemudik

"‎Total diberangkatkan sebanyak 4.140 penumpang dengan 441 armada. Jumlahnya memang sangat sedikit dibandingkan terminal lain," ujarnya, Senin (4/7).

Menurut Nurhayati, salah satu penyebab minimnya penumpang lantaran surat pemindahan trayek ke Terminal Pulogebang baru keluar 28 Juni lalu. Sementara, para pemudik sudah merencanakan perjalanan sejak lama dan memilih naik dari terminal lain. 

"Karena waktu sosialisasi yang kurang, sebagian besar penumpang datangnya ke Rawamangun dan Pulogadung. Jadi bus tetap mengangkut penumpang di sana," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6801 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6200 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1419 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1356 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1267 personAldi Geri Lumban Tobing