You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pangkalan Liar Ojek Aplikasi di Jl Casablanca Dikeluhkan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Jl Casablanca Marak Pangkalan Ojek Aplikasi

Perilaku pengemudi ojek aplikasi di Jalan Casablanca, Setiabudi, Jakarta Selatan dikeluhkan pengguna jalan. Mereka memarkir motornya menunggu penumpang di bahu jalan dan trotoar.

Kalau nunggu penumpang duduk-duduk di trotoar sambil pesan kopi di warung atau pedagang kopi keliling, sampahnya berantakan ke mana-mana

Yati (28), warga Tebet yang biasa melintas di lokasi itu mengatakan, keberadaan ojek aplikasi yang mangkal di pinggir jalan menjadi salah satu pemicu kemacetan di Jalan Casablanca.

"Belum lagi kalau pengunjung mal pulang, kendaraan dari arah Kuningan menuju ke Tebet sering ngantre nunggu kendaraan pengunjung keluar. Makin macet jadinya," keluh Yati, Senin (11/7).

Kapal Ojek Wajib Dilengkapi Pelampung

Senada dengan Yati, Selly (36) warga setempat mengatakan, bukan hanya menimbulkan kemacetan, akibat para pengemudi ojek aplikasi sering mangkal di lokasi itu, trotoar menjadi penuh dengan sampah.

"Kalau nunggu penumpang duduk-duduk di trotoar sambil pesan kopi di warung atau pedagang kopi keliling, sampahnya berantakan ke mana-mana," ungkap Selly.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudinhubtrans Jakarta Selatan, Edi Sufaat berjanji akan menindaklanjuti hal ini.

"Akan kita TL berkoordinasi dengan jajaran samping," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5095 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1823 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1764 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1600 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1537 personAnita Karyati