You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Nasib Reklamasi Teluk Jakarta Tunggu Keputusan Presiden
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Nasib Reklamasi Teluk Jakarta Tunggu Keputusan Presiden

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menunggu keputusan dari Presiden RI, Joko Widodo terkait kelanjutan nasib dari reklamasi Teluk Jakarta. Sebab hingga saat ini tim gabungan belum mengirimkan usulan rekomendasi ke presiden.

Untuk mutusin ini harus rapat terbatas. Saya kira Presiden yang putuskan

"Belum ada suratnya, Menko belum bikin surat. Harusnya dia kirim ke Presiden," kata Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/7).

Menurut Basuki, keputusan mengenai kelanjutan reklamasi Teluk Jakarta harus melalui rapat terbatas (ratas). Sebab hal itu terkait dengan revisi peraturan presiden. "Untuk mutusin ini harus rapat terbatas. Saya kira Presiden yang putuskan," ujarnya.

Masalah Reklamasi Harus Dibahas Bersama

Basuki menambahkan, dalam kajian yang dilakukan oleh tim gabungan, tidak menyebutkan pembatalan reklamasi Pulau G. Sebab Pulau G, merupakan salah satu pulau terkecil. Bahkan pulau tersebut juga sudah didesain ulang.

"Justru Pulau G itu adalah pulau yang sudah di potong ukurannya karena masalah pipa, terus ada satu pulau disilangkan dari zamannya Keppres dulu sudah dihilangkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6859 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6334 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1442 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1421 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1340 personAldi Geri Lumban Tobing