You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
e-Ticketing Monas Diberlakukan Sebelum HUT RI Mendatang
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

E-Ticketing Monas Diluncurkan 17 Agustus Mendatang

Rencana penerapan transaksi cashless saat ini terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Salah satunya di kawasan monumen nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat.

Konsepnya terus dimatangkan, terutama besaran harga kartunya. Tapi rencana sudah siap sebelum 17 Agustus mendatang yang direncanakan akan di-launching

Kepala Kantor Pengelola Kawasan Monas, Sabdo Kurnianto mengatakan, untuk penerapan sistem ini dilakukan seperti masuk ke Taman Margasatwa Ragunan. Nanti akan dibuatkan tiket khusus untuk masuk ke dalam kawasan monas.

"Konsepnya terus dimatangkan, terutama besaran harga kartunya. Tapi rencana sudah siap sebelum 17 Agustus mendatang yang direncanakan akan di-launching," ujarnya, Selasa (19/7).

Monas Jadi Lintasan Tamu Negara Menuju Istana Negara

Penerapan sistem e-ticketing sendiri menurutnya salah satu prioritas untuk melihat seberapa banyak pengunjung ke dalam kawasan monas setiap harinya. Dengan adanya sistem ticketing masuk ke kawasan tidak perlu mengantri beli tiket melainkan hanya tap di mesin saja.

"Rencananya sih kedepannya kita harap kartunya juga bisa disetting seperti naik busway. Jadi bagi penerima KJP bisa gratis masuk namun di hari Sabtu dan Minggu saja, namun teknis terus akan dimatangkan dilapangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2062 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye838 personNurito